KomanderPanduan
3 · Post-constructionPengendalian biaya / PANDUAN PRAKTIS

Serah Terima Pekerjaan PHO dan FHO: Checklist, Masa Pemeliharaan dan Tutup Buku Proyek

Cara menutup proyek konstruksi: checklist sebelum serah terima pertama (PHO), daftar cacat, masa pemeliharaan, retensi 5% atau jaminan pemeliharaan, serah terima akhir (FHO), dan tutup buku proyek.

Tim Komander.ai Panduan · 3 menit baca · Diperbarui 9 Oktober 2026

Akhir proyek sering paling berantakan: pekerjaan sudah selesai, tetapi daftar cacat belum beres, retensi lupa ditagih, dan laba proyek tidak pernah dihitung ulang. Serah terima dilakukan dua kali: serah terima pertama (PHO, Provisional Hand Over) saat pekerjaan selesai 100%, dan serah terima akhir (FHO, Final Hand Over) setelah masa pemeliharaan.

Masa pemeliharaan, minimal 6 bulanPekerjaan 100%PHOFHORetensi cair95%5%
Dari selesai 100% ke serah terima akhir: dibayar 95% saat PHO, retensi 5% cair setelah FHO.

Checklist sebelum PHO

Masa pemeliharaan dan retensi

Selama masa pemeliharaan kontraktor wajib memperbaiki cacat yang muncul. Pada proyek pemerintah, SOP serah terima di lingkungan PUPR menyebut masa pemeliharaan paling singkat 6 bulan untuk pekerjaan permanen dan 3 bulan untuk pekerjaan semi permanen. Setelah PHO dibayar 95% dari harga kontrak; 5% ditahan sebagai retensi, atau dibayar penuh bila kontraktor menyerahkan jaminan pemeliharaan. Proyek swasta mengikuti kontraknya.

ItemContoh kontrak Rp1 miliar
Dibayar sampai PHO95% = Rp950 jt (sebelum potongan pajak)
Retensi ditahan5% = Rp50 jt
Masa pemeliharaan6 bulan setelah PHO
Retensi cairSetelah FHO disetujui

Serah terima akhir (FHO)

  1. Menjelang akhir masa pemeliharaan, minta pemeriksaan bersama.
  2. Perbaiki semua cacat yang ditemukan dan catat dalam berita acara.
  3. Tandatangani berita acara serah terima akhir.
  4. Tagih retensi, atau minta jaminan pemeliharaan dikembalikan.

Tutup buku proyek

Catatan untuk developer properti

Serah terima unit ke pembeli memakai berita acara serah terima unit, dengan daftar komplain yang diperbaiki dalam masa garansi. Catat setiap komplain dengan tanggal lapor dan tanggal selesai, karena ini juga dasar penilaian kontraktor pembangun unit.

Geser ke samping untuk melihat semua kolom →
Tab di template biaya gratis yang dipakai untuk pekerjaan ini, dengan baris contoh fiktif.
Tab di template biaya gratis yang dipakai untuk pekerjaan ini, dengan baris contoh fiktif.

Kesalahan yang sering terjadi

Mulai dari template

Panduan lengkapnya ada di Cara membuat laporan biaya konstruksi untuk mendeteksi pembengkakan sejak awal. Di sana ada template gratis (Excel atau Google Sheets) dan pemeriksa yang membaca workbook Anda sendiri.

Ambil templatePeriksa workbook saya

Siap memakai agen Komander di proyek Anda?

Bila workbook Anda sudah lengkap, ajukan pilot: kami bantu menghubungkan data proyek Anda ke Agen Keuangan, Biaya dan Jadwal, dan meninjau laporan pertamanya bersama Anda.

Kirim lewat GmailAplikasi email

Kirim ke melwani@komander.ai. Hasil pemeriksaan workbook Anda ikut dilampirkan bila ada; isi workbook tidak dikirim.

Pertanyaan umum

Apa beda PHO dan FHO?

PHO (serah terima pertama) dilakukan saat pekerjaan selesai 100%. FHO (serah terima akhir) dilakukan setelah masa pemeliharaan selesai dan cacat diperbaiki.

Berapa lama masa pemeliharaan?

Sesuai kontrak. Pada proyek pemerintah, SOP PUPR menyebut paling singkat 6 bulan untuk pekerjaan permanen dan 3 bulan untuk semi permanen.

Kapan retensi dibayar?

Setelah FHO disetujui, atau langsung dibayar penuh saat PHO bila kontraktor menyerahkan jaminan pemeliharaan.

Apa itu punch list?

Daftar cacat atau kekurangan pekerjaan yang dibuat bersama pemberi kerja sebelum serah terima, lalu diperbaiki satu per satu.

Referensi

  1. BBWS Serayu Opak (PUPR): SOP Serah Terima Pertama Pekerjaan Konstruksi (PHO): masa pemeliharaan, pembayaran 95% dan retensi 5%
  2. Kemenkeu DJPb: Retensi Bukan Pemeliharaan: retensi atau jaminan pemeliharaan