KomanderPanduan
1 · PreconstructionMutu dan K3 / PANDUAN PRAKTIS

RKK dan SMKK: Rencana Keselamatan Konstruksi untuk Tender, Isi dan Contoh

Cara menyusun RKK (Rencana Keselamatan Konstruksi) sesuai SMKK Permen PUPR 10/2021: lima bagian RKK, contoh identifikasi bahaya dan pengendalian risiko, unit keselamatan konstruksi, dan rincian biaya SMKK di penawaran.

Tim Komander.ai Panduan · 2 menit baca · Diperbarui 9 Oktober 2026

Pada tender konstruksi, penawaran sekarang harus memuat Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) dan rincian biaya penerapan SMKK (Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi), menurut Permen PUPR 10/2021. RKK yang dinilai bukan tebalnya, tetapi apakah bahaya pekerjaan yang ditawar benar dikenali dan dikendalikan, dan apakah biayanya ada di RAB.

KepemimpinanPerencanaanDukunganOperasiEvaluasi
Lima bagian RKK; hasil evaluasi kembali memperbaiki perencanaan.

Isi RKK

BagianIsiContoh untuk proyek rumah
Kepemimpinan dan partisipasiKomitmen dan kebijakan keselamatan, peran pimpinan, keterlibatan pekerjaKebijakan K3 ditandatangani direktur; toolbox meeting harian
PerencanaanIdentifikasi bahaya, penilaian risiko, pengendalian, sasaran dan programTabel bahaya per pekerjaan (lihat di bawah)
DukunganPersonel dan kompetensi, peralatan, komunikasi, dokumenPetugas K3 bersertifikat, APD, rambu
OperasiPengendalian pekerjaan berisiko, kesiapan tanggap daruratIzin kerja di ketinggian; nomor darurat dan kotak P3K
Evaluasi kinerjaInspeksi, laporan, tindak lanjutInspeksi mingguan; laporan K3 bulanan

Contoh identifikasi bahaya dan pengendalian

PekerjaanBahayaRisikoPengendalian
Galian pondasiDinding galian runtuhTinggiKemiringan galian, larangan menumpuk tanah di tepi
PembesianTertusuk ujung besiSedangTutup ujung besi, sarung tangan
Pengecoran kolomJatuh dari perancahTinggiPerancah dengan papan dan pagar, harness di atas 1,8 m
Rangka atapJatuh dari ketinggianTinggiTali pengaman, kerja berdua, tidak saat hujan
Instalasi listrikSengatan listrikTinggiPanel sementara dengan pengaman arus bocor

Biaya SMKK di penawaran

Biaya penerapan SMKK ditulis sebagai bagian tersendiri di RAB, antara lain untuk penyiapan RKK, sosialisasi dan promosi K3, alat pelindung diri dan alat pelindung kerja, asuransi dan perizinan, personel keselamatan, fasilitas kesehatan, rambu, dan konsultasi. Hitung dari kebutuhan nyata (jumlah pekerja, durasi), bukan persentase tebakan.

ItemHitunganBiaya
Helm, rompi, sepatu30 set × Rp250.000Rp7.500.000
Harness dan tali4 set × Rp900.000Rp3.600.000
Rambu dan pagar pengaman1 lotRp3.000.000
Kotak P3K dan isi ulang8 bulan × Rp250.000Rp2.000.000
Petugas K3 (paruh waktu)8 bulan × Rp2.500.000Rp20.000.000
Total contohRp36.100.000

Kesalahan yang sering terjadi

Mulai dari template

Panduan lengkapnya ada di Cara membuat laporan jadwal mingguan konstruksi di Google Sheets. Di sana ada template gratis (Excel atau Google Sheets) dan pemeriksa yang membaca workbook Anda sendiri.

Ambil templatePeriksa workbook saya

Siap memakai agen Komander di proyek Anda?

Bila workbook Anda sudah lengkap, ajukan pilot: kami bantu menghubungkan data proyek Anda ke Agen Keuangan, Biaya dan Jadwal, dan meninjau laporan pertamanya bersama Anda.

Kirim lewat GmailAplikasi email

Kirim ke melwani@komander.ai. Hasil pemeriksaan workbook Anda ikut dilampirkan bila ada; isi workbook tidak dikirim.

Pertanyaan umum

Apa itu RKK?

Rencana Keselamatan Konstruksi: dokumen penawaran yang menjelaskan bagaimana penyedia jasa mengenali dan mengendalikan bahaya pekerjaan, sesuai SMKK Permen PUPR 10/2021.

Apa saja isi RKK?

Kepemimpinan dan partisipasi pekerja, perencanaan (bahaya, risiko, pengendalian), dukungan, operasi termasuk tanggap darurat, dan evaluasi kinerja.

Apakah biaya K3 harus ditulis di penawaran?

Ya. Biaya penerapan SMKK ditulis sebagai bagian tersendiri di RAB dan harus sesuai isi RKK.

Referensi

  1. Repositori Unhas: penerapan SMKK sejak tahap tender: RKK, unit keselamatan, biaya di dokumen tender
  2. Jurnal SNARTEK: evaluasi dokumen RKK: pasal SMKK di Permen PUPR 10/2021