KomanderPanduan
1 · PreconstructionPenjadwalan / PANDUAN PRAKTIS

Cara Menghitung Bobot Pekerjaan Proyek Konstruksi dan Contohnya

Cara menghitung bobot pekerjaan (%) dari RAB, memakai bobot untuk progres kumulatif dan kurva S, contoh perhitungan, dan rumus Excel.

Tim Komander.ai Panduan · 3 menit baca · Diperbarui 9 Oktober 2026

Bobot pekerjaan adalah porsi sebuah pekerjaan terhadap nilai seluruh proyek, dalam persen. Bobot dipakai untuk menggabungkan progres pekerjaan yang berbeda menjadi satu angka progres proyek: menyelesaikan atap tidak sama artinya dengan menyelesaikan pekerjaan persiapan, karena nilainya berbeda.

Rumus bobot

Bobot pekerjaan = nilai pekerjaan ÷ nilai total seluruh pekerjaan × 100%. Nilai diambil dari RAB (volume × harga satuan). Jumlah bobot seluruh pekerjaan selalu 100%.

12%25%15%13%10%15%8%
  • Persiapan 2%
  • Pondasi 12%
  • Struktur beton 25%
  • Dinding 15%
  • Atap 13%
  • Lantai 10%
  • Finishing 15%
  • Listrik dan air 8%
Bobot setiap pekerjaan, total 100%

Contoh: rumah dengan RAB Rp500 juta

PekerjaanNilai RABBobot
PersiapanRp10 jt2%
PondasiRp60 jt12%
Struktur betonRp125 jt25%
DindingRp75 jt15%
AtapRp65 jt13%
LantaiRp50 jt10%
FinishingRp75 jt15%
Listrik dan airRp40 jt8%
TotalRp500 jt100%

Contoh: bobot struktur beton = 125 ÷ 500 × 100% = 25%.

Geser ke samping untuk melihat semua kolom →
Tab RAB Upah di template gratis
Tab RAB Upah di template gratis: nilai setiap pekerjaan (volume × harga satuan) adalah dasar bobotnya.

Memakai bobot untuk progres proyek

Progres proyek = jumlah dari (bobot × progres setiap pekerjaan). Misalnya persiapan selesai 100%, pondasi 100%, struktur 60%, dinding 20%, sisanya belum mulai:

PekerjaanBobotProgresBobot × progres
Persiapan2%100%2,0%
Pondasi12%100%12,0%
Struktur beton25%60%15,0%
Dinding15%20%3,0%
Lainnya46%0%0,0%
Progres proyek32,0%

Untuk kurva S, bobot setiap pekerjaan dibagi ke minggu-minggu pelaksanaannya. Struktur beton 25% yang dikerjakan 5 minggu berarti rencana 5% per minggu.

PPN, item lump sum dan adendum

Cara menghitung bobot di Excel

  1. Pastikan setiap pekerjaan punya nilai: volume × harga satuan, misalnya di kolom E.
  2. Hitung total di bawahnya, misalnya =SUM(E5:E12) di sel E13.
  3. Di kolom bobot tulis =E5/$E$13 lalu salin ke bawah. Tanda $ menjaga sel total tetap sama.
  4. Format kolom bobot sebagai persen, lalu cek jumlahnya: =SUM(F5:F12) harus 100%.

Kesalahan yang sering terjadi

Mulai dari template

Panduan lengkapnya ada di Cara membuat laporan jadwal mingguan konstruksi di Google Sheets. Di sana ada template gratis (Excel atau Google Sheets) dan pemeriksa yang membaca workbook Anda sendiri.

Ambil templatePeriksa workbook saya

Siap memakai agen Komander di proyek Anda?

Bila workbook Anda sudah lengkap, ajukan pilot: kami bantu menghubungkan data proyek Anda ke Agen Keuangan, Biaya dan Jadwal, dan meninjau laporan pertamanya bersama Anda.

Kirim lewat GmailAplikasi email

Kirim ke melwani@komander.ai. Hasil pemeriksaan workbook Anda ikut dilampirkan bila ada; isi workbook tidak dikirim.

Pertanyaan umum

Apa itu bobot pekerjaan?

Porsi nilai sebuah pekerjaan terhadap nilai seluruh proyek, dalam persen. Jumlah bobot semua pekerjaan 100%.

Bagaimana rumus bobot pekerjaan?

Nilai pekerjaan dibagi nilai total proyek dikali 100%. Misalnya Rp125 juta dari Rp500 juta berarti 25%.

Bagaimana menghitung progres proyek dari bobot?

Kalikan bobot setiap pekerjaan dengan progresnya, lalu jumlahkan. Struktur 25% yang baru 60% menyumbang 15% progres proyek.

Apakah bobot dihitung dari volume?

Tidak. Bobot dihitung dari nilai (volume × harga satuan), karena volume pekerjaan yang berbeda tidak bisa dibandingkan.

Referensi

  1. Permen PUPR Nomor 8 Tahun 2023 (JDIH PUPR): dasar nilai RAB yang menjadi sumber bobot