KomanderPanduan
Keuangan perusahaanKeuangan / PANDUAN PRAKTIS

Cara Membuat Rencana Penagihan Termin Proyek Konstruksi

Cara mengisi rencana penagihan termin: nomor termin atau BA, progres, rencana tanggal tagih, status, nilai bruto, PPN, retensi dan nilai bersih yang diterima.

Tim Komander.ai Panduan · 2 menit baca · Diperbarui 9 Oktober 2026

Rencana penagihan adalah daftar termin yang akan ditagih ke pemberi kerja: pada progres berapa, kapan, dan berapa nilainya. Inilah sumber uang masuk yang belum menjadi invoice.

Setiap termin satu baris. Status Rencana berarti belum ditagih; Sudah Ditagih berarti invoicenya sudah ada dan juga tercatat di Piutang_Usaha.

Dari mana angkanya

Kolom dan cara mengisinya

Tab Rencana_Penagihan di template keuangan gratis. Contohnya fiktif. Header pajak/retensi ditampilkan persis seperti workbook sumber. Contoh ini hanya ilustrasi perhitungannya, bukan penetapan tarif pajak atau kontrak.

KolomContohCara mengisi
Proyek/BlokE2Proyek atau blok yang terkait dengan baris ini, misalnya C4. Satu baris hanya untuk satu proyek.
No. Termin / BADEMO-TRM-001Nomor termin atau berita acara progres yang menjadi dasar tagihan, misalnya Termin 2.
Progres (%)40Progres fisik yang harus dicapai untuk menagih termin ini, dalam persen, misalnya 40.
Rencana Tanggal Tagih15/10/2026Pertahankan termin masa depan setelah tanggal as-of sebagai rencana pemasukan.
StatusRencanaRencana untuk belum ditagih. Sudah Ditagih harus dihubungkan ke piutang supaya tidak ganda.
Nilai Bruto (IDR)200000000Nilai termin sebelum PPN dan retensi dipotong.
PPN 11% (IDR)2200000022 juta adalah contoh 11% dari 200 juta. Verifikasi dasar pajak yang berlaku; jangan otomatis memakai contoh.
Retensi 5% (IDR)1000000010 juta adalah contoh retensi 5%. Gunakan retensi kontrak sebenarnya.
Nilai Bersih (IDR)212000000Contoh F5 + G5 − H5 = 212000000. Periksa rumus atau nilai input sesuai workbook.
KeteranganContoh skenario sesuai judul kolomCatatan tambahan yang membantu membaca baris ini, misalnya status konfirmasi atau alasan perubahan. Boleh kosong.
Geser ke samping untuk melihat semua kolom →
Tab Rencana_Penagihan di template keuangan gratis, dengan baris contoh fiktif.
Tab Rencana_Penagihan di template keuangan gratis, dengan baris contoh fiktif.

Cara mengeceknya

  1. Jumlah persentase termin sama dengan jadwal di kontrak.
  2. Rencana tanggal tagih sesuai kurva S terbaru, bukan jadwal awal yang sudah terlambat.
  3. Nilai Bersih dihitung dari Nilai Bruto, PPN dan retensi sesuai judul kolom.
  4. Termin berstatus Sudah Ditagih punya nomor yang sama di Piutang_Usaha.

Kesalahan yang sering terjadi

Mulai dari template

Panduan lengkapnya ada di Cara membuat laporan keuangan proyek konstruksi di Google Sheets. Di sana ada template gratis (Excel atau Google Sheets) dan pemeriksa yang membaca workbook Anda sendiri.

Ambil templatePeriksa workbook saya

Siap memakai agen Komander di proyek Anda?

Bila workbook Anda sudah lengkap, ajukan pilot: kami bantu menghubungkan data proyek Anda ke Agen Keuangan, Biaya dan Jadwal, dan meninjau laporan pertamanya bersama Anda.

Kirim lewat GmailAplikasi email

Kirim ke melwani@komander.ai. Hasil pemeriksaan workbook Anda ikut dilampirkan bila ada; isi workbook tidak dikirim.

Pertanyaan umum

Kapan termin pindah ke piutang?

Saat invoice dikirim. Ubah status menjadi Sudah Ditagih dan catat invoicenya di Piutang_Usaha dengan nomor yang sama.

Apakah nilai bersih sama dengan uang yang diterima?

Belum tentu. Bisa ada potongan lain seperti angsuran uang muka dan PPh. Lihat artikel cash flow proyek untuk contohnya.

Dari mana tanggal tagih diambil?

Dari kurva S: minggu ketika progres rencana mencapai batas termin, misalnya 40%.