KomanderPanduan
Keuangan perusahaanKeuangan / PANDUAN PRAKTIS

Cara Membuat Laporan Hutang Usaha (Tagihan Supplier) Proyek

Cara mengisi laporan hutang usaha proyek: tagihan supplier dan vendor yang belum dibayar, status Posted atau Draft, jatuh tempo, rencana bayar dan sisa hutang.

Tim Komander.ai Panduan · 2 menit baca · Diperbarui 9 Oktober 2026

Hutang usaha adalah tagihan dari supplier, vendor atau subkon yang sudah diterima tetapi belum dibayar penuh. Laporan ini menunjukkan berapa uang yang harus keluar dan kapan.

Satu baris adalah satu tagihan untuk satu proyek. Kolom Status membedakan tagihan yang sudah resmi dicatat (Posted), yang masih diperiksa (Draft), dan yang tidak dihitung (Dikecualikan).

Dari mana angkanya

Kolom dan cara mengisinya

Tab Hutang_Usaha di template keuangan gratis. Contohnya fiktif. Satu tagihan dan satu proyek per baris. Posted, Draft, dan Dikecualikan memiliki arti berbeda.

KolomContohCara mengisi
Proyek/BlokE2Proyek atau blok yang terkait dengan baris ini, misalnya C4. Satu baris hanya untuk satu proyek.
Nama Supplier/VendorVendor ContohNama supplier atau vendor seperti di tagihan atau PO.
No. TagihanDEMO-AP-001Nomor tagihan dari supplier. Nomor ini dipakai untuk mencocokkan pembayaran; isi juga bila tagihan masih Draft.
StatusPostedPosted hanya jika resmi tercatat. Jangan mengubah Draft agar terlihat siap tanpa konfirmasi.
Tanggal Tagihan10/09/2026Tanggal tagihan supplier diterima atau diterbitkan.
Tanggal Jatuh Tempo10/10/2026Batas tanggal pembayaran menurut invoice atau tagihan. Agen menandai yang sudah lewat tanggal ini.
Rencana Tanggal Bayar08/10/2026Isi tanggal bayar yang direncanakan; pisahkan dari jatuh tempo.
Nilai Tagihan (IDR)50000000Nilai penuh tagihan supplier dalam rupiah, sebagai angka.
Sudah Dibayar (IDR)10000000Cocokkan pembayaran ke nomor tagihan dan proyek yang sama.
Sisa Belum Dibayar (IDR)40000000H5 − I5 = 40000000. Jangan menimpa rumus yang sudah ada.
KategoriMaterialGunakan klasifikasi sumber yang didukung. Jangan menebak kategori yang tidak diketahui.
KeteranganContoh; invoice sudah diverifikasiCatatan tambahan yang membantu membaca baris ini, misalnya status konfirmasi atau alasan perubahan. Boleh kosong.
Geser ke samping untuk melihat semua kolom →
Tab Hutang_Usaha di template keuangan gratis, dengan baris contoh fiktif.
Tab Hutang_Usaha di template keuangan gratis, dengan baris contoh fiktif.

Cara mengeceknya

  1. Sisa Belum Dibayar = Nilai Tagihan dikurangi Sudah Dibayar.
  2. Tagihan yang berasal dari PO juga mengurangi Sisa Komitmen di Pesanan_Pembelian, supaya tidak terhitung dua kali.
  3. Rencana Tanggal Bayar diisi terpisah dari Tanggal Jatuh Tempo.
  4. Hanya tagihan yang sudah diverifikasi berstatus Posted.

Kesalahan yang sering terjadi

Mulai dari template

Panduan lengkapnya ada di Cara membuat laporan keuangan proyek konstruksi di Google Sheets. Di sana ada template gratis (Excel atau Google Sheets) dan pemeriksa yang membaca workbook Anda sendiri.

Ambil templatePeriksa workbook saya

Siap memakai agen Komander di proyek Anda?

Bila workbook Anda sudah lengkap, ajukan pilot: kami bantu menghubungkan data proyek Anda ke Agen Keuangan, Biaya dan Jadwal, dan meninjau laporan pertamanya bersama Anda.

Kirim lewat GmailAplikasi email

Kirim ke melwani@komander.ai. Hasil pemeriksaan workbook Anda ikut dilampirkan bila ada; isi workbook tidak dikirim.

Pertanyaan umum

Apa beda hutang usaha dan pesanan pembelian?

Pesanan pembelian (PO) adalah komitmen yang belum ditagih. Begitu supplier mengirim tagihan, jumlahnya pindah ke hutang usaha.

Apa arti status Dikecualikan?

Tagihan yang sengaja tidak dihitung dalam perkiraan kas, misalnya karena sedang disengketakan. Tulis alasannya di Keterangan.

Kenapa rencana bayar dipisah dari jatuh tempo?

Karena perusahaan bisa membayar lebih cepat atau lebih lambat dari jatuh tempo. Perkiraan kas memakai rencana bayar.