KomanderPanduan
Keuangan perusahaanKeuangan / PANDUAN PRAKTIS

Kredit Modal Kerja (KMK) untuk Kontraktor: Dokumen, Laporan yang Diminta Bank, dan Menghitung Plafon

Cara kontraktor mengajukan kredit modal kerja ke bank: dokumen legalitas dan proyek, laporan keuangan dan cash flow proyek yang diminta, menghitung plafon dari kekurangan kas, pelunasan dari termin, dan biaya bunga.

Tim Komander.ai Panduan · 2 menit baca · Diperbarui 9 Oktober 2026

Kontraktor sering harus membiayai pekerjaan sebelum termin dibayar. Kredit modal kerja (KMK) dari bank menutup celah itu. Bank ingin tahu tiga hal: perusahaannya sah dan sehat, proyeknya nyata, dan uang termin akan cukup untuk melunasi. Laporan yang rapi menjawab ketiganya dan mempercepat persetujuan.

90%10%
  • Kekurangan kas puncak Rp180 jt
  • Cadangan Rp20 jt
Plafon KMK yang diajukan: Rp200 jt · dari cash flow proyek: kas paling minus di bulan ke 3, sebelum termin 2 cair.

Dokumen yang biasanya diminta

KelompokDokumenDari laporan mana
LegalitasAkta pendirian dan perubahan, NIB, NPWP, sertifikat badan usaha, KTP pengurusArsip perusahaan
Keuangan perusahaanLaporan keuangan 2 tahun terakhir, rekening koran, SPT tahunanLaporan akuntansi
ProyekSPK atau kontrak, RAB, jadwal, jaminan pelaksanaanDokumen kontrak
Rencana penggunaan danaCash flow proyek per bulan, kebutuhan modal kerjaCash flow proyek
RiwayatDaftar proyek yang sudah selesai dan sedang berjalan, dengan nilai dan pemberi kerjaLaporan laba rugi per proyek

Menghitung plafon yang diajukan

  1. Buat cash flow proyek per bulan: uang masuk dari uang muka dan termin, uang keluar untuk material, upah, subkon dan overhead.
  2. Cari bulan dengan kas kumulatif paling minus. Itulah kebutuhan modal kerja puncak (contoh: Rp180 jt di bulan ke 3).
  3. Tambahkan cadangan untuk keterlambatan termin (contoh: Rp20 jt), sehingga plafon yang diajukan Rp200 jt.
  4. Tunjukkan termin mana yang akan melunasi pinjaman, dan kapan.

Bank menetapkan batas sendiri, sering sebagian dari nilai kontrak atau SPK, dan biasanya meminta pembayaran termin masuk ke rekening di bank tersebut. Syarat, agunan, bunga dan biaya provisi berbeda di setiap bank, jadi bandingkan beberapa penawaran.

Biaya bunga dalam laporan

ItemContoh
Pemakaian rata-rataRp120 jt selama 6 bulan
Bunga per tahun (contoh)12%
Biaya bungaRp120 jt × 12% × 6/12 = Rp7,2 jt
Dicatat diBeban bunga; bisa dialokasikan ke proyek yang dibiayai

Kesalahan yang sering terjadi

Mulai dari template

Panduan lengkapnya ada di Cara membuat laporan keuangan proyek konstruksi di Google Sheets. Di sana ada template gratis (Excel atau Google Sheets) dan pemeriksa yang membaca workbook Anda sendiri.

Ambil templatePeriksa workbook saya

Siap memakai agen Komander di proyek Anda?

Bila workbook Anda sudah lengkap, ajukan pilot: kami bantu menghubungkan data proyek Anda ke Agen Keuangan, Biaya dan Jadwal, dan meninjau laporan pertamanya bersama Anda.

Kirim lewat GmailAplikasi email

Kirim ke melwani@komander.ai. Hasil pemeriksaan workbook Anda ikut dilampirkan bila ada; isi workbook tidak dikirim.

Pertanyaan umum

Dokumen apa yang diminta bank untuk KMK kontraktor?

Legalitas perusahaan, laporan keuangan dan rekening koran, SPK atau kontrak, RAB dan jadwal, cash flow proyek, dan riwayat proyek.

Bagaimana menghitung plafon KMK?

Dari cash flow proyek: kekurangan kas kumulatif paling besar, ditambah cadangan untuk keterlambatan termin.

Bagaimana KMK dilunasi?

Dari pembayaran termin proyek, biasanya lewat rekening di bank pemberi kredit.

Referensi

  1. BTN: Kredit UMKM Modal Kerja: contoh syarat kontraktor
  2. Bank Sahabat Sampoerna: Contractor Financing: contoh produk pembiayaan kontraktor