Kontraktor sering harus membiayai pekerjaan sebelum termin dibayar. Kredit modal kerja (KMK) dari bank menutup celah itu. Bank ingin tahu tiga hal: perusahaannya sah dan sehat, proyeknya nyata, dan uang termin akan cukup untuk melunasi. Laporan yang rapi menjawab ketiganya dan mempercepat persetujuan.
- Kekurangan kas puncak Rp180 jt
- Cadangan Rp20 jt
Dokumen yang biasanya diminta
| Kelompok | Dokumen | Dari laporan mana |
|---|---|---|
| Legalitas | Akta pendirian dan perubahan, NIB, NPWP, sertifikat badan usaha, KTP pengurus | Arsip perusahaan |
| Keuangan perusahaan | Laporan keuangan 2 tahun terakhir, rekening koran, SPT tahunan | Laporan akuntansi |
| Proyek | SPK atau kontrak, RAB, jadwal, jaminan pelaksanaan | Dokumen kontrak |
| Rencana penggunaan dana | Cash flow proyek per bulan, kebutuhan modal kerja | Cash flow proyek |
| Riwayat | Daftar proyek yang sudah selesai dan sedang berjalan, dengan nilai dan pemberi kerja | Laporan laba rugi per proyek |
Menghitung plafon yang diajukan
- Buat cash flow proyek per bulan: uang masuk dari uang muka dan termin, uang keluar untuk material, upah, subkon dan overhead.
- Cari bulan dengan kas kumulatif paling minus. Itulah kebutuhan modal kerja puncak (contoh: Rp180 jt di bulan ke 3).
- Tambahkan cadangan untuk keterlambatan termin (contoh: Rp20 jt), sehingga plafon yang diajukan Rp200 jt.
- Tunjukkan termin mana yang akan melunasi pinjaman, dan kapan.
Bank menetapkan batas sendiri, sering sebagian dari nilai kontrak atau SPK, dan biasanya meminta pembayaran termin masuk ke rekening di bank tersebut. Syarat, agunan, bunga dan biaya provisi berbeda di setiap bank, jadi bandingkan beberapa penawaran.
Biaya bunga dalam laporan
| Item | Contoh |
|---|---|
| Pemakaian rata-rata | Rp120 jt selama 6 bulan |
| Bunga per tahun (contoh) | 12% |
| Biaya bunga | Rp120 jt × 12% × 6/12 = Rp7,2 jt |
| Dicatat di | Beban bunga; bisa dialokasikan ke proyek yang dibiayai |
Kesalahan yang sering terjadi
- Mengajukan tanpa cash flow proyek, sehingga plafon terlihat tebakan.
- Laporan keuangan perusahaan tidak sesuai rekening koran.
- Plafon terlalu kecil karena keterlambatan termin tidak diperhitungkan.
- Bunga tidak dimasukkan ke biaya proyek, sehingga laba proyek terlihat lebih besar.
Panduan lengkapnya ada di Cara membuat laporan keuangan proyek konstruksi di Google Sheets. Di sana ada template gratis (Excel atau Google Sheets) dan pemeriksa yang membaca workbook Anda sendiri.
Siap memakai agen Komander di proyek Anda?
Bila workbook Anda sudah lengkap, ajukan pilot: kami bantu menghubungkan data proyek Anda ke Agen Keuangan, Biaya dan Jadwal, dan meninjau laporan pertamanya bersama Anda.
Kirim lewat GmailAplikasi email
Kirim ke melwani@komander.ai. Hasil pemeriksaan workbook Anda ikut dilampirkan bila ada; isi workbook tidak dikirim.
Pertanyaan umum
Dokumen apa yang diminta bank untuk KMK kontraktor?
Legalitas perusahaan, laporan keuangan dan rekening koran, SPK atau kontrak, RAB dan jadwal, cash flow proyek, dan riwayat proyek.
Bagaimana menghitung plafon KMK?
Dari cash flow proyek: kekurangan kas kumulatif paling besar, ditambah cadangan untuk keterlambatan termin.
Bagaimana KMK dilunasi?
Dari pembayaran termin proyek, biasanya lewat rekening di bank pemberi kredit.
Referensi
- BTN: Kredit UMKM Modal Kerja: contoh syarat kontraktor
- Bank Sahabat Sampoerna: Contractor Financing: contoh produk pembiayaan kontraktor