Tanggal cut-off adalah batas tanggal sebuah laporan: semua biaya, progres dan transaksi sampai tanggal itu masuk laporan, yang terjadi sesudahnya masuk periode berikutnya. Cut-off membuat angka bisa dibandingkan, karena biaya dan progres dihitung sampai hari yang sama.
Kenapa cut-off penting
Misalnya biaya dicatat sampai 30 Juni, tetapi progres terakhir diukur 23 Juni. Biaya seminggu terakhir sudah masuk, progresnya belum, sehingga proyek terlihat boros padahal tidak. Sebaliknya, bila progres lebih baru dari biaya, proyek terlihat hemat. Dengan satu cut-off untuk biaya dan progres, perbandingannya jujur.
Contoh dengan cut-off 23 Juni 2026
| Transaksi | Tanggal | Masuk laporan ini? |
|---|---|---|
| Nota semen 40 zak | 20/06/2026 | Ya |
| Opname dinding lantai 1 | 23/06/2026 | Ya, tepat di tanggal cut-off |
| Kasbon tukang | 24/06/2026 | Tidak, masuk periode berikutnya |
| Tagihan supplier besi (barang datang 22/06, tagihan tiba 26/06) | 22/06/2026 | Ya, menurut tanggal barang diterima, bukan tanggal tagihan tiba |
Cara mengisi tanggal cut-off
- Tentukan hari cut-off yang tetap, misalnya setiap Selasa atau akhir bulan, dan pakai terus.
- Di tab Petunjuk & Info Proyek isi tiga tanggal: Cut-off Biaya Aktual (tanggal terakhir biaya material dan upah yang dicatat), Cut-off Progres (tanggal opname terakhir) dan Cut-off Analisis Bersama (tanggal perbandingan biaya dan progres).
- Ketiga tanggal itu sebaiknya sama. Bila belum sama, laporan belum bisa dibandingkan dengan jujur.
- Di tabel rencana vs aktual, pekerjaan tambahan dan laporan mingguan, isi kolom Cut-off (atau Akhir Periode / Cut-off) di setiap baris dengan tanggal yang sama.
- Tulis sebagai tanggal sungguhan dengan format YYYY-MM-DD, misalnya 2026-06-23, bukan teks seperti "23 Juni" atau "minggu ke-8".
Biaya yang sudah terjadi tetapi belum ditagih
- Barang sudah diterima tetapi tagihan belum datang: catat sebagai biaya periode ini dengan harga PO × jumlah yang diterima (dasarnya surat jalan atau berita acara terima barang). Saat tagihan datang, ganti angka itu dengan tagihannya supaya tidak terhitung dua kali.
- Pekerjaan tukang borongan atau subkon sudah dikerjakan tetapi belum ditagih: catat dari volume opname × harga kontrak.
- Material di lokasi yang belum dipasang: catat sebagai stok, bukan biaya pekerjaan, supaya proyek tidak terlihat boros dibanding progresnya.
- Laporan kas (cash flow, saldo bank) berbeda: di sana yang dihitung tanggal uang benar-benar masuk atau keluar.


Cara mengecek cut-off
- Bandingkan tiga tanggal di Petunjuk & Info Proyek: harus sama.
- Cari transaksi sesudah cut-off yang ikut terhitung. Di kolom bantu tulis =IF(C5>$B$10;"SESUDAH CUT-OFF";"") bila tanggal transaksi di kolom C dan cut-off di sel B10, lalu filter hasilnya.
- Cek opname: tanggal progres terakhir tidak boleh sesudah cut-off, dan sebaiknya tidak jauh sebelum cut-off.
- Cek tanggalnya benar-benar tanggal: =ISNUMBER(C5) harus TRUE. Teks yang terlihat seperti tanggal tidak bisa dihitung.
- Cek periode berikutnya: transaksi yang tidak masuk minggu ini harus muncul di laporan minggu depan, jangan hilang.
Kesalahan yang sering terjadi
- Biaya dan progres memakai cut-off berbeda, sehingga proyek terlihat boros atau hemat padahal tidak.
- Tagihan dicatat menurut tanggal tagihan tiba atau dibayar, bukan tanggal barang diterima atau pekerjaan dilakukan.
- Cut-off berpindah-pindah hari setiap minggu, sehingga satu minggu berisi 5 hari dan minggu berikutnya 9 hari.
- Tanggal ditulis sebagai teks atau dengan format campuran (06/07 bisa berarti 6 Juli atau 7 Juni).
Panduan lengkapnya ada di Cara membuat laporan biaya konstruksi untuk mendeteksi pembengkakan sejak awal. Di sana ada template gratis (Excel atau Google Sheets) dan pemeriksa yang membaca workbook Anda sendiri.
Siap memakai agen Komander di proyek Anda?
Bila workbook Anda sudah lengkap, ajukan pilot: kami bantu menghubungkan data proyek Anda ke Agen Keuangan, Biaya dan Jadwal, dan meninjau laporan pertamanya bersama Anda.
Kirim lewat GmailAplikasi email
Kirim ke melwani@komander.ai. Hasil pemeriksaan workbook Anda ikut dilampirkan bila ada; isi workbook tidak dikirim.
Pertanyaan umum
Apa itu tanggal cut-off?
Batas tanggal sebuah laporan. Semua yang terjadi sampai tanggal itu masuk laporan; yang sesudahnya masuk periode berikutnya.
Kenapa cut-off biaya dan progres harus sama?
Supaya biaya dan progres dihitung sampai hari yang sama. Bila berbeda, proyek bisa terlihat boros atau hemat padahal tidak.
Tagihan yang datang sesudah cut-off masuk periode mana?
Menurut tanggal barang diterima atau pekerjaan dilakukan. Bila barang diterima sebelum cut-off, biayanya masuk periode ini walaupun tagihannya datang belakangan.
Format apa untuk tanggal cut-off?
Tanggal sungguhan dengan format YYYY-MM-DD, misalnya 2026-06-23, supaya bisa dihitung dan tidak tertukar antara hari dan bulan.
Referensi
- Jurnal.id: Memahami Akrual: pencatatan biaya menurut terjadinya, bukan pembayarannya
- Vergo: Accrue for received-not-invoiced costs on construction projects: langkah mencatat barang diterima yang belum ditagih
- Trimble Spectrum: Accruing Job Purchase Orders: biaya dicatat saat barang diterima