Laporan mingguan proyek menjawab satu pertanyaan untuk pemilik dan manajemen: apakah proyek sesuai rencana minggu ini, dan bila tidak, apa yang dilakukan. Laporan yang baik singkat, berisi angka yang bisa dicek, dan selalu memakai tanggal cut-off yang sama.
Isi laporan mingguan
| Bagian | Isi | Contoh |
|---|---|---|
| Periode | Minggu ke berapa dan tanggal cut-off | Minggu 8, s.d. 23/06/2026 |
| Progres per pekerjaan | Bobot, progres minggu ini dan kumulatif | II.2 Pondasi: bobot 6%, kumulatif 80% |
| Rencana dan aktual | Progres kumulatif rencana dan aktual proyek | Rencana 45%, aktual 40% |
| Deviasi | Aktual dikurangi rencana | Minus 5% |
| Kendala | Masalah di lapangan yang menghambat | Hujan 3 hari, besi terlambat datang |
| Tindak lanjut | Apa yang dilakukan, oleh siapa, kapan | Tambah 4 tukang besi mulai Senin |
Yang membuat laporan mingguan lebih berguna
- Rencana kerja minggu depan, atau 2 sampai 4 minggu ke depan.
- Jumlah tenaga kerja, alat, material yang datang, cuaca dan hari kerja yang hilang.
- Catatan K3 (keselamatan) dan mutu.
- Foto progres bertanggal.
- Status deviasi (normal, terlambat atau kritis) dan kolom tanda tangan: dibuat, diperiksa, disetujui.
Pada proyek pemerintah, laporan mingguan merangkum laporan harian; kontraktor menyusunnya dan konsultan pengawas memeriksanya.
Cara menyusun laporan mingguan
- Tetapkan hari cut-off yang sama setiap minggu, misalnya Sabtu sore.
- Lakukan opname: ukur progres setiap pekerjaan yang sedang berjalan.
- Hitung progres kumulatif proyek: progres setiap pekerjaan × bobotnya, dijumlahkan.
- Bandingkan dengan rencana kumulatif minggu itu dari jadwal (kurva S) untuk mendapat deviasi.
- Tulis kendala dan tindak lanjut untuk pekerjaan yang tertinggal, dengan penanggung jawab dan tanggal.

Kesalahan yang sering terjadi
- Satu tab per minggu, sehingga perkembangan tidak bisa dibandingkan dari minggu ke minggu. Lebih baik satu tabel dengan kolom minggu ke.
- Progres ditulis sebagai teks seperti "hampir selesai", bukan persen.
- Rencana diubah setiap minggu mengikuti aktual, sehingga keterlambatan tidak pernah terlihat.
- Kendala dicatat tanpa tindak lanjut dan penanggung jawab.
Panduan lengkapnya ada di Cara membuat laporan jadwal mingguan konstruksi di Google Sheets. Di sana ada template gratis (Excel atau Google Sheets) dan pemeriksa yang membaca workbook Anda sendiri.
Siap memakai agen Komander di proyek Anda?
Bila workbook Anda sudah lengkap, ajukan pilot: kami bantu menghubungkan data proyek Anda ke Agen Keuangan, Biaya dan Jadwal, dan meninjau laporan pertamanya bersama Anda.
Kirim lewat GmailAplikasi email
Kirim ke melwani@komander.ai. Hasil pemeriksaan workbook Anda ikut dilampirkan bila ada; isi workbook tidak dikirim.
Pertanyaan umum
Apa isi laporan mingguan proyek konstruksi?
Periode dan tanggal cut-off, progres setiap pekerjaan, progres kumulatif rencana dan aktual, deviasi, kendala di lapangan, dan tindak lanjutnya.
Siapa yang membuat laporan mingguan proyek?
Biasanya pelaksana atau site manager, berdasarkan opname lapangan, lalu diperiksa oleh pengawas atau konsultan.
Apa beda laporan mingguan dan laporan harian?
Laporan harian mencatat kegiatan, tenaga kerja dan cuaca setiap hari. Laporan mingguan merangkum progres terukur dan membandingkannya dengan rencana.
Bolehkah rencana diubah bila proyek terlambat?
Rencana awal sebaiknya tetap, supaya keterlambatan terlihat. Bila jadwal direvisi resmi, simpan sebagai rencana baru dan tetap catat rencana awal.
Referensi
- SE Menteri PUPR No. 21 Tahun 2019: tugas menyusun dan memeriksa laporan mingguan dan bulanan
- Procore: Construction Progress Reports: isi laporan, rencana ke depan, tanda tangan